Psikolog Cahaya

🧠 Manusia + Kecerdasan Buatan = Solusi Terbaik

Mengatasi Kecemasan Sosial dan Serangan Panik di Tempat Kerja pada Usia 32 Tahun

Saya seorang pria berusia 32 tahun yang bekerja sebagai analis data di sebuah perusahaan teknologi. Selama 6 bulan terakhir, saya mengalami gejala yang semakin mengganggu. Setiap kali harus presentasi hasil analisis di depan tim atau atasan, jantung saya berdebar kencang, telapak tangan berkeringat dingin, dan pikiran menjadi kosong. Gejala ini mulai muncul bahkan sejak 2-3 hari sebelum presentasi, membuat saya sulit tidur dan kehilangan nafsu makan. Yang lebih mengkhawatirkan, gejala serupa mulai muncul dalam situasi sosial sehari-hari. Saat harus menghadiri rapat tim, makan siang bersama rekan kerja, atau bahkan sekadar mengobrol di lift, saya merasa sangat cemas. Seringkali saya mencari alasan untuk menghindari interaksi sosial tersebut. Puncaknya terjadi minggu lalu ketika saya mengalami serangan panik pertama kali. Saat sedang mempersiapkan presentasi penting, tiba-tiba dada terasa sesak, napas menjadi pendek dan cepat, serta muncul perasaan bahwa saya akan mati. Episode ini berlangsung sekitar 15 menit tetapi meninggalkan trauma yang mendalam. Saya sudah mencoba teknik pernapasan dalam yang saya baca di internet, tetapi hanya membantu sesaat. Kinerja kerja saya mulai terpengaruh karena menghindari tanggung jawab yang melibatkan interaksi sosial. Hubungan dengan rekan kerja juga menjadi tegang karena saya sering menolak undangan mereka. Pertanyaan saya: Apakah gejala yang saya alami termasuk gangguan kecemasan sosial atau gangguan panik? Bagaimana cara membedakannya? Teknik apa yang paling efektif untuk mengatasi serangan panik yang muncul tiba-tiba? Apakah terapi perilaku kognitif cocok untuk kasus saya? Bagaimana saya bisa menjelaskan kondisi ini kepada atasan tanpa merusak karier?
Tidak menemukan jawaban untuk pertanyaan Anda?
Mengobrol dengan Cahaya secara anonim dan gratis untuk percakapan pertama
💬 Ajukan Pertanyaan di Telegram