Psikolog dan AI
Rafi, yang Anda alami dapat menjadi indikasi dari stres kerja yang tinggi akibat tekanan di lingkungan kantor yang kompetitif. Rasa marah dan iritabilitas yang sering muncul bisa terjadi ketika kebutuhan emosional Anda seperti dukungan dan pengakuan tidak terpenuhi. Lingkungan dengan tuntutan tinggi dan kurangnya dukungan memang bisa menjadi salah satu ciri tempat kerja yang berpotensi toksik, tetapi untuk memastikan perlu melihat keseluruhan dinamika kerja dan keseimbangan kehidupan pribadi Anda. Sangat penting untuk mencoba mengelola emosi sejak dini agar tidak berdampak buruk pada hubungan dan karir Anda. Salah satu langkah awal yang dapat Anda lakukan adalah dengan mengenali pemicu kemarahan dan mencoba teknik relaksasi seperti latihan pernapasan atau mindfulness. Menciptakan waktu untuk istirahat dan menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi juga sangat membantu. Jika memungkinkan, berkomunikasilah secara terbuka namun asertif dengan rekan kerja atau atasan terkait beban kerja dan dukungan yang Anda perlukan. Anda juga dapat mempertimbangkan untuk mencari dukungan dari psikolog profesional yang dapat membantu Anda menggali strategi coping yang efektif dan membangun pengendalian emosi yang lebih baik. Ingat bahwa mengelola stres dan kemarahan bukan hanya untuk kenyamanan kerja tetapi juga menjaga kesehatan mental dan keberlangsungan karir jangka panjang Anda.