Psikolog dan AI
Rina, merasa terasing dalam pernikahan sendiri apalagi saat sudah memiliki anak dan fokus pada pengasuhan adalah pengalaman yang cukup umum. Pertama, penting untuk memahami bahwa komunikasi yang terputus sering kali berdampak pada keintiman emosional dan hubungan secara keseluruhan. Ketika percakapan Anda berdua selalu berakhir dengan diam atau pengalihan topik, ini bisa menjadi tanda bahwa ada kekhawatiran atau ketegangan yang belum terselesaikan. Anda dapat memulai dengan menciptakan waktu khusus yang bebas dari gangguan anak-anak dan rutinitas rumah tangga, seperti mengajak suami ngobrol tanpa tujuan khusus kecuali saling mendengarkan. Dalam percakapan tersebut, gunakan ungkapan dengan sudut pandang pribadi seperti "Aku merasa..." untuk menghindari kesan menyalahkan, sehingga ia mungkin merasa lebih nyaman membuka diri.
Membangun kembali keintiman dan komunikasi yang sehat juga bisa dimulai dengan kegiatan ringan bersama yang menyenangkan, seperti berjalan-jalan, menonton film, atau sekadar duduk santai bersama. Upaya kecil ini dapat memperbaiki koneksi emosional dan membantu membuka jalur komunikasi yang selama ini terhambat. Selain itu, Anda bisa memanfaatkan cara komunikasi non-verbal, misalnya dengan saling memberikan perhatian kecil dan sentuhan yang hangat, yang juga berkontribusi pada perasaan dekat secara emosional.
Mengenai dampak jangka panjang pola komunikasi yang buruk pada anak-anak, memang benar bahwa ketegangan di rumah bisa mempengaruhi perkembangan emosional anak, terutama jika mereka mulai menunjukkan perubahan perilaku. Anak-anak seringkali menangkap energi negatif dan ketegangan, meskipun mereka belum bisa mengungkapkan perasaannya secara verbal. Oleh karena itu, usaha memperbaiki komunikasi dengan pasangan secara tidak langsung juga membantu menciptakan lingkungan keluarga yang lebih sehat dan aman untuk anak-anak.
Jika Anda sudah mencoba berbicara tetapi tidak berhasil, pertimbangkan untuk mencari bantuan dari pihak ketiga yang netral seperti konselor pernikahan atau psikolog keluarga. Mereka dapat memfasilitasi komunikasi yang efektif dan membantu menemukan akar masalah yang mungkin sulit untuk diatasi sendiri. Ingatlah juga untuk merawat diri Anda sendiri dengan baik, agar Anda tetap kuat secara emosional dalam menghadapi tantangan ini.