Psikolog Cahaya

🧠 Manusia + Kecerdasan Buatan = Solusi Terbaik

Akankah Kecemasan Saya Merusak Karier yang Sudah Saya Bangun Bertahun-Tahun?

Halo, Bu Tante. Saya seorang akuntan berusia 34 tahun yang sudah bekerja di perusahaan yang sama selama 8 tahun. Dua tahun terakhir, saya merasa semakin sulit berkonsentrasi di tempat kerja. Setiap kali atasan meminta laporan, tangan saya gemetar, detak jantung bertambah cepat, dan kadang-kadang saya lupa apa yang harus dilakukan-padahal sebelumnya saya sangat teliti. Saya juga mulai merasa cemas berlebihan tentang kesalahan kecil, bahkan sampai memeriksa pekerjaan berulang kali hingga larut malam. Akhir-akhir ini, saya sering merasa lelah tanpa alasan, sakit perut tanpa penyebab medis yang jelas, dan sulit tidur. Saya takut ini akan memengaruhi karier saya, tapi saya juga malu mengakui bahwa saya mungkin tidak bisa menangani tekanan seperti dulu. Apakah ini tanda gangguan kecemasan? Bagaimana cara mengatasi rasa takut bahwa saya akan kehilangan pekerjaan karena kondisi ini? Terima kasih.

Cahaya

Psikolog dan AI

Ilustrasi seorang akuntan wanita yang mengalami kecemasan di tempat kerja, dengan simbol-simbol tekanan dan dukungan untuk kesehatan mental.

Halo Tante Lestari, gejala yang Anda alami seperti tangan gemetar, detak jantung meningkat, lupa fokus, kecemasan berlebihan, kelelahan tanpa alasan jelas, sakit perut dan sulit tidur bisa menjadi indikasi gangguan kecemasan. Gangguan kecemasan bukan berarti Anda lemah atau gagal, melainkan reaksi tubuh dan pikiran terhadap tekanan yang berlebihan yang sudah berlangsung cukup lama. Penting untuk memahami bahwa kondisi ini seringkali bisa dikelola dengan tepat sehingga tidak harus merusak karier yang sudah Anda bangun selama bertahun-tahun.

Untuk mengatasi perasaan takut kehilangan pekerjaan, langkah awal yang bijak adalah menerima bahwa ini adalah masalah yang bisa dihadapi, bukan sesuatu yang harus ditutupi atau disembunyikan. Melaporkan kondisi Anda secara terbatas dan tepat kepada pihak yang Anda percaya di tempat kerja bisa membantu mendapatkan pengertian lebih baik dan penyesuaian yang diperlukan. Anda juga bisa mulai membentuk rutinitas yang mendukung kesehatan mental seperti mengatur waktu tidur, berolahraga ringan, dan mencoba teknik relaksasi atau pernapasan dalam untuk meredakan kecemasan saat gejala muncul.

Jika memungkinkan, konsultasi dengan psikolog dapat sangat membantu untuk mendapatkan pendekatan terapi yang sesuai, terutama terapi perilaku kognitif yang efektif mengajarkan bagaimana mengelola pikiran negatif dan ketakutan berlebihan. Mengubah pola pikir dan membangun strategi coping adalah kunci untuk menjaga performa kerja sekaligus menjaga kesejahteraan psikologis Anda. Ingatlah bahwa kondisi ini tidak harus menjadi hambatan permanen, melainkan panggilan untuk lebih peduli pada diri sendiri.

Anda tidak sendiri dan mengakui adanya kesulitan adalah langkah awal yang penting. Fokus pada pemulihan dan perbaikan kualitas hidup sambil menjaga komunikasi terbuka tentang kebutuhan dan batasan Anda di tempat kerja bisa membuat Anda tetap produktif tapi juga sehat secara mental. Jadi, jangan takut atau malu untuk mencari dukungan, karena mengelola kecemasan dengan benar dapat membantu mempertahankan karier dan kualitas hidup Anda secara keseluruhan.

Tidak menemukan jawaban untuk pertanyaan Anda?
Mengobrol dengan Cahaya secara anonim dan gratis untuk percakapan pertama
💬 Ajukan Pertanyaan di Telegram